Monday, March 9, 2015

Politik dan Strategi Nasional (Soft Skill)

Politik dan Strategi Nasional
A.Pengertian Politik

     Politik (dari bahasa Yunani: politikos, yang berarti dari, untuk, atau yang berkaitan dengan warga negara), adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara.Pengertian ini merupakan upaya penggabungan antara berbagai definisi yang berbeda mengenai hakikat politik yang dikenal dalam ilmu politik.
Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional. Di samping itu politik juga dapat ditilik dari sudut pandang berbeda, yaitu antara lain:
·         politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama (teori klasik Aristoteles)
·         politik adalah hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan negara
·         politik merupakan kegiatan yang diarahkan untuk mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan di masyarakat
·         politik adalah segala sesuatu tentang proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik.
Dalam konteks memahami politik perlu dipahami beberapa kunci, antara lain: kekuasaan politik, legitimasi, sistem politik, perilaku politik, partisipasi politik, proses politik, dan juga tidak kalah pentingnya untuk mengetahui seluk beluk tentang partai politik.

Etimologi
Politik berasal dari bahasa Belanda politiek dan bahasa Inggris politics, yang masing-masing bersumber dari bahasa Yunani τα πολιτικά (politika - yang berhubungan dengan negara) dengan akar katanya πολίτης (polites - warga negara) dan πόλις (polis - negara kota).

Secara etimologi kata "politik" masih berhubungan dengan polisi, kebijakan. Kata "politis" berarti hal-hal yang berhubungan dengan politik. Kata "politisi" berarti orang-orang yang menekuni hal politik.

Ilmu politik

Teori politik
     Teori politik merupakan kajian mengenai konsep penentuan tujuan politik, bagaimana mencapai tujuan tersebut serta segala konsekuensinya. Bahasan dalam Teori Politik antara lain adalah filsafat politik, konsep tentang sistem politik, negara, masyarakat, kedaulatan, kekuasaan, legitimasi, lembaga negara, perubahan sosial, pembangunan politik, perbandingan politik, dsb.
     Terdapat banyak sekali sistem politik yang dikembangkan oleh negara negara di dunia antara lain: anarkisme,autoritarian, demokrasi, diktatorisme, fasisme, federalisme, feminisme, fundamentalisme keagamaan, globalisme, imperialisme, kapitalisme, komunisme, liberalisme, libertarianisme, marxisme, meritokrasi, monarki, nasionalisme, rasisme, sosialisme, theokrasi, totaliterisme, oligarki dsb.
Lembaga politik

     Secara awam berarti suatu organisasi, tetapi lembaga bisa juga merupakan suatu kebiasaan atau perilaku yang terpola. Perkawinan adalah lembaga sosial, baik yang diakui oleh negara lewat KUA atau Catatan Sipil di Indonesia maupun yang diakui oleh masyarakat saja tanpa pengakuan negara. Dalam konteks ini suatu organisasi juga adalah suatu perilaku yang terpola dengan memberikan jabatan pada orang-orang tertentu untuk menjalankan fungsi tertentu demi pencapaian tujuan bersama, organisasi bisa formal maupun informal. Lembaga politik adalah perilaku politik yang terpola dalam bidang politik.

     Pemilihan pejabat, yakni proses penentuan siapa yang akan menduduki jabatan tertentu dan kemudian menjalankan fungsi tertentu (sering sebagai pemimpin dalam suatu bidang/masyarakat tertentu) adalah lembaga demokrasi. Bukan lembaga pemilihan umumnya (atau sekarang KPU-nya) melainkan seluruh perilaku yang terpola dalam kita mencari dan menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin ataupun wakil kita untuk duduk di parlemen.

     Persoalan utama dalam negara yang tengah melalui proses transisi menuju demokrasi seperti indonesia saat ini adalah pelembagaan demokrasi. Yaitu bagaimana menjadikan perilaku pengambilan keputusan untuk dan atas nama orang banyak bisa berjalan sesuai dengan norma-norma demokrasi, umumnya yang harus diatasi adalah mengubah lembaga feodalistik (perilaku yang terpola secara feodal, bahwa ada kedudukan pasti bagi orang-orang berdasarkan kelahiran atau profesi sebagai bangsawan politik dan yang lain sebagai rakyat biasa) menjadi lembaga yang terbuka dan mencerminkan keinginan orang banyak untuk mendapatkan kesejahteraan.

     Untuk melembagakan demokrasi diperlukan hukum dan perundang-undangan dan perangkat struktural yang akan terus mendorong terpolanya perilaku demokratis sampai bisa menjadi pandangan hidup. Karena diyakini bahwa dengan demikian kesejahteraan yang sesungguhnya baru bisa dicapai, saat tiap individu terlindungi hak-haknya bahkan dibantu oleh negara untuk bisa teraktualisasikan, saat tiap individu berhubungan dengan individu lain sesuai dengan norma dan hukum yang berlaku.

B.Strategi Nasional

Pengertian Strategi
     Kata strategi berasal dari kata “strategia” berasal dari bahasa Yunani yang berarti “the art of general” atau seni seorang panglima yang biasa digunakan dalam peperangan. Karl Von Clausewitz (1780-1831) berpendapat bahwa startegi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan. Sedangkan perang itu sendiri merupakan kelanjutan dari politik. Dalam abad modern sekarang ini penggunaan kata strategi tidak lagi terbatas pada konsep atau seni seorang panglima dalam peperangan saja, akan tetapi sudah digunakan secara luas termasuk dalam ilmu ekonomi maupun di bidang olah raga. Arti strategi dalam pengertian umum adalah cara untuk mendapatkan kemenangan atau tercapainya suatu tujuan termasuk politik. Dengan demikian kata strategi tidak hanya menjadi monopoli para jenderal atau bidang militer saja, tetapi telah meluas ke segala bidang kehidupan. Strategi pada dasarnya merupakan seni dan ilmu yang menggunakan dan mengembangkan kekuatan-kekuatan (ideologi, politik, ekonomi, sos bud dan hankam) untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

c. Pengertian Politik dan Strategi Nasional

Pengertian Politik Nasional
     Politik Nasional adalah asas, haluan, usaha serta kebijaksanaan negara tentang pembinaan (perencanaan, pengembangan, pemeliharaan dan pengendalian) serta penggunaan secara kekuatan nasional untuk mencapai tujuan nasional. Dalam melaksanakan politik nasional maka disusunlah strategi nasional. Misalnya strategi jangka penedek, jangka menengah dan jangka panjang. Strategi Nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai sasaran-sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional.
Dasar Pemikiran Penyusunan Politik Dan Strategi Nasional

     Dasar pemikirannya adalah pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam sistem manajemen nasional yang berlandaskan ideologi Pancasila, UUD 1945, Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional. Landasan pemikiran dalam sistem manajemen nasional ini penting artinya karenadidalamnya terkandung dasar negara, cita-cita nasional dan konsep strategis bangsa Indonesia.
Penyusunan Politik Dan Strategi Nasional

     Politik dan strategi nasional yang telah berlangsung selama ini disusun berdasarkan sistem kenegaraan menurut UUD 1945. Sejak tahun 1985 telah berkembang pendapat dimana jajaran pemerintah dan lembaga-lembaga yang tersebut dalam UUD 1945 disebut sebagai “Suprastruktur Politik”, yaitu MPR, DPR, Presiden, BPK dan MA. Sedangkan badan-badan yang ada dalam masyarakat disebut sebagai “Infrastruktur Politik”, yang mencakup pranata-pranata politik yang ada dalam masyarakat, seperti partai politik, organisasi kemasyarakatan, media massa, kelompok kepentingan (interest group) dan kelompok penenkan (pressure group). Antara suprastruktur dan infrastruktur politik harus dapat bekerja sama dan memiliki kekuatan yang seimbang.

     Mekanisme penyusunan politik dan strategi nasional ditingkat suprastruktur politik diatur oleh Presiden (mandataris MPR). Dalam melaksanakan tugasnya ini presiden dibantu oleh lembaga-lembaga tinggi negara lainnya serta dewan-dewan yang merupakan badan koordinasi seperti Dewan Stabilitas Ekonomi Nasional, Dewan Pertahanan Keamanan Nasional, Dewan Tenaga Atom, Dewan Penerbangan dan antariksa Nasional RI, Dewan Maritim, Dewan Otonomi Daerah dan dewan Stabitas Politik dan Keamanan. Sedangkan proses penyusunan politik dan strategi nasional di tingkat suprastruktur politik dilakukan setelah Presiden menerima GBHN, selanjutnya Presiden menyusun program kabinetnya dan memilih menteri-menteri yang akan melaksanakan program kabinet tersebut. Program kabinet dapat dipandang sebagai dokumen resmi yang memuat politik nasional yang digariskan oleh presiden. Jika politik nasional ditetapkan Presiden (mandataris MPR) maka strategi nasional dilaksanakan oleh para menteri dan pimpinan lembaga pemerintah non departemen sesuai dengan bidangnya atas petunjuk dari presiden.Apa yang dilaksanakan presiden sesungguhnya merupakan politik dan strategi nasional yang bersifat pelaksanaan, maka di dalamnya sudah tercantum program-program yang lebih konkrit untuk dicapai, yang disebut sebagai Sasaran Nasional. Proses politik dan strategi nasional di infrastruktur politik merupakan sasaran yang akan dicapai oleh rakyat Indonesia dalam rangka pelaksanaan strategi nasional yang meliputi bidang ideologi, politik, ekonomi, sos bud dan hankam.Sesuai dengan kebijakan politik nasional maka penyelenggara negara harus mengambil langkah-langkah untuk melakukan pembinaan terhadap semua lapisan masyarakat dengan mencantumkan sebagai sasaran sektoralnya. Melalui pranata-pranata politik masyarakat ikut berpartisipasi dalam kehidupan politik nasional. Dalam era reformasi saat ini peranan masyarakat dalam mengontrol jalannya politik dan strategi nasional yang telah ditetapkan MPR maupun yang dilaksanakna oleh presiden sangat besar sekali. Pandangan masyarakat terhadap kehidupan politik, ekonomi, sos bud maupun hankam akan selalu berkembang hal ini dikarenakan oleh:
  •          Semakin tingginya kesadaran bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
  •          Semakin terbukanya akal dan pikiran untuk memperjuangkan haknya.
  •          Semakin meningkatnya kemampuan untuk menentukan pilihan dalam pemenuhan             kebutuhan hidup.
  •         Semakin meningkatnya kemampuan untuk mengatasi persoalan seiring dengan           
  •     Semakin tingginya tingkat pendidikan yang ditunjang kemajuan ilmu pengetahuan dan       teknologi.
  •          Semakin kritis dan terbukanya masyarakat terhadap ide-ide baru.



Stratifikasi Politik Nasional

Berdasarkan stratifikasi dari politik nasional dalam negara RI, sebagai berikut:

1. Tingkat Penentu Kebijakan Puncak.
a. Tingkat kebijakan puncak meliputi kebijakan tertinggi yang lingkupnya menyeluruh secara nasional yang mencakup : penentuan UUD, penggarisan masalah makro politik bangsa dan negara untuk merumuskan tujuan nasional (national goals) berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Kebijakan puncak ini dilakukan oleh MPR dengan hasil rumusannya dalam berbagai GBHN dengan Ketetapan MPR.
b. Dalam hal-hal dan keadaan tersebut yang menyangkut kekuasaan kepala negara seperti tercantum dalam pasal 10 s/d 15 UUD 1945, maka dalam penentu tingkat kebijakan puncak ini termasuk pula kewenangan Presiden sebagai Kepala Negara. Bentuk hukum dari kebijakan nasional yang ditentukan oleh Kepala negara itu dapat dikeluarkan berupa: Dekrit, Peraturan atau Piagam Kepala Negara.

2. Tingkat Kebijakan Umum.

a. Tingkat kebijakan umum merupakan tingkat kebijakan di bawah tingkat kebijakan puncak, yang lingkupnya juga menyeluruh nasional dan berupa penggarisan mengenai masalah-masalah makro strategis guna mencapai tujuan nasional dalam situasi dan kondisi tertentu. Hasil-hasilnya dapat berbentuk :
     Undang-Undang yang kekuasaan pembuatannya terletak ditangan Presiden dengan persetujuan DPR (UUD 1945 pasal 5 (1))atau Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) dalam hal ihwal kegentingan yang memaksa.
     Peraturan Pemerintah untuk mengatur pelaksanaan Undang-Undang yang wewenang penerbitannya berada di tangan Presiden (UUD 1945 pasal 5 (2)).
     Keputusan atau Instruksi Presiden yang berisi kebijakan-kebijakan penyelenggaraan pemerintahan yang wewenang pengeluarannya berada di tangan Presiden dalam rangka pelaksanaan kebijakan nasional dan perundang-undangan yang berlaku (UUD 1945 pasal 4 (1)).

Dalam keadaan tertentu dapat pula dikeluarkan Maklumat Presiden.

3. Tingkat Penentu Kebijakan Khusus.
     Kebijakan khusus merupakan penggarisan terhadap suatu bidang utama (major area) pemerintah sebagai penjabaran terhadap kebijakan umum guna merumuskan strategi, administrasi, sistem dan prosedur dalam bidang utama tersebut. Wewenang kebijakan khusus terletak pada Menteri, berdasarkan dan sesuai dengan kebijakan pada tingkat diatasnya. Hasilnya dirumuskan dalam bentuk Peratuan Menteri atau Instruksi Menteri dalam bidang pemerintahan yang dipertanggungjawabkan kepadanya. Dalam keadaan tertentu dapat dikeluarkan pula Surat Edaran Menteri.

4. Tingkat Penentu Kebijakan Teknis.
     Kebijakan teknis meliputi penggarisan dalam suatu sektor dibidang utama tersebut diatas dalam bentuk prosedur dan teknis untuk mengimplementasikan rencana, program dan kegiatan. Wewenang pengeluaran kebijakan teknis terletak ditangan Pimpinan Eselon Pertama Departemen Pemerintahan dan Pimpinan Lembaga-Lembaga Non Departemen. Hasil penentuan kebijakan dirumuskan dalam bentuk Peraturan, Keputusan atau Instruksi Pimpinan Lemabaga Non Departemen atau Direktorat Jenderaldalam masing-masing sektor atau segi administrasi yang dipertanggungjawabkan kepadanya. Didalam tata laksana pemerintahan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) sebagai pembantu utama Menteri bertugas untuk mempersiapkan dan merumuskan kebijakan khusus Menteri dan Pimpinan Rumah Tangga Departemen. Selain itu Inspektur Jenderal dalam suatu Departemen berkedudukan sebagai Pembantu Utama Menteri dalam penyelenggaraan pengendalian ke dalam Departemen. Ia mempunyai wewenang pula untuk mempersiapkan kebijakan khusus Menteri.

5. Kekuasaan Membuat Aturan Di Daerah.

Kekuasaan membuat aturan di daerah dikenal dua macam:

a. Penentuan kebijakan mengenai pelaksanaan Pemerintahan Pusat di daerah yang wewenang pengeluarannya terletak pada Gubernur, dalam kedudukannya sebagai Wakil Pemerintahan Pusat Di Daerah yuridiksinya masing-masing, bagi daerah tingkat I pada Gubernur dan bagi daerah tingkat II pada Bupati atau Wali Kota. Perumusan hasil kebijakan tersebut dikeluarkan dalam keputusan dan instruksi Gubernur untuk propinsi dan instruksi Bupati atau Wali Kota untuk kabupaten atau kota madya.

b. Penentuan kebijakan pemerintah daerah (otonom) yang wewenang pengeluarannya terletak pada Kepala Daerah dengan persetujuan DPRD. Perumusan hasil kebijakan tersebut diterbitkan sebagai kebijakan daerah dalam bentuk Peraturan Daerah Tingkat I atau II, keputusan dan instruksi Kepala Daerah Tingkat I atau II.

     Menurut kebijakan yang berlaku sekarang, maka jabatan Gubernur dan Bupati atau Wali Kota dan Kepala Daerah Tingkat I atau II disatukan dalam satu jabatan yang disebut Gubernur/Kepala Daerah Tingkat I, Bupati/Kepala Daerah Tingkat II atau Wali Kota/Kepala Daerah Tingkat II.

Daftar Pustaka
-          http://id.wikipedia.org/wiki/Politik
(Tanggal Akses : 09 Mar. 15 Jam 20:08)
-          https://gabriellaaningtyas.wordpress.com/2013/07/15/politik-dan-strategi-nasional/
(Tanggal Akses : 09 Mar. 15 Jam 20:08)


Wednesday, January 7, 2015

MySQL (Soft Skill)

MySQL
 




Disusun Oleh :
Andri Afrianda                   (30113944)
Defi Alfian                          (32113128)
Erwin Parasian Hutapea      (32113975)
I Dewa Gde Smaradana       (34113153)
Maulana                               (35113347)
Moch Dwi Nigalianto          (35113520)
Yodhi Eko Wibowo             (39113443)






ABSTRACT

MySQL adalah program database yang mampu mengirim dan menerima data dengan sangat cepat dan multiuser. MySQL memiliki dua bentuk lisensi, yaitu free software dan shareware.



KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT bahwa kami telah menyelesaikan tugas kelompok mata pelajaran Sistem Informasi Manajemen dengan membahas tentang Bahasa Pemrograman Java.
Dalam mengerjakan tugas ini kami merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki kami. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat kami harapkan demi penyempurnaan tugas ini.
Dalam mengerjakan tugas ini kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Dosen Sistem Informasi Manajemen yang telah memberikan tugas, petunjuk, kepada kami sehingga kami termotivasi dan menyelesaikan tugas ini.
Semoga hasil dari tugas ini dapat bermanfaat dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang membutuhkan, khususnya bagi kami sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai, Amin.

Bekasi, 07 Januari 2015


Penyusun



Daftar Isi

Abstract...................................................................................................2
Kata Pengantar........................................................................................3
Daftar Isi.................................................................................................4
Bab 1 Pendahuluan.................................................................................5
1.1 Latar Belakang.................................................................................5
1.2 Tujuan..............................................................................................6
1.3 Manfaat............................................................................................6
Bab 2 Pembahasan.................................................................................7
2.1 Database...........................................................................................7
2.2 Sejarah MySQL................................................................................7
2.3 Kelebihan MySQL............................................................................8
2.4 Kekurangan MySQL.........................................................................8
2.5 pemakian Dasar.................................................................................8
2.6 Perintah Dasar MySQL dengan Menggunakan Query Select...........9
2.7 DDL..................................................................................................10
2.8 DML..................................................................................................10
2.9 Pengantar Sintak Dasar Mysql..........................................................13
2.10 Sistem Keamanan pada MySQL.....................................................14
Bab 3 Penutup.........................................................................................17
Daftar Pustaka.........................................................................................18


















BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

MySQL adalah multiuser database yang menggunakan bahasa structured query language ( SQL ). MySQL dalam operasi client-server melibatkan serverdaemon MySQL disisi server dan berbagai macam program serta library yang berjalan disisi client.
Dalam bahasa SQL pada umumnya informasi tersimpan dalam table - tabel yang secara logic merupakan struktur dua dimensi terdiri dari baris ( row atau record ) dan kolom (column atau field ). Sedangkan dalam sebuah database dapat terdiri dari beberapa tabel.
Pada saat ini, pengelolaan database dengan menggunakan berbagai jenis perangkat lunak sudah mempengaruhi kehidupan masyarakat modern. Hal tersebut dapat dilihat dari kegiatan sehari - hari yang tidak terlepas dari penggunaan database dengan menggunakan DBMS ( DataBase Management System ).
Manajemen data adalah sekumpulan berbagai disiplin ilmu yang berkaitan untuk mengelola data sehingga menjadi sumberdaya yang sangat bernilai. Sumberdaya manajemen data adalah pengembangan dan eksekusi dari arsitektur database, kebijakan, pelatihan dan prosedur yang dikelola secara baik dan secara menyeluruh untuk kepentingan  manajemen data ini adalah :

1.       Database     :Kumpulan data yang saling berhubungan secara logic, dirancang untuk                                                   memenuhi kebutuhan akan informasi banyak pengguna.
2.    Table            : Baris-baris data yang berada dalam satu atau lebih kolom.
3.    Field             : Merupakan kolom yang terdapat di dalam tabel atau disebut juga attribute.
4.    Record          : Data yang berada didalamdatabase tersebut.
5.    Tuple            : Suatu baris dari suatu relasi.

Sebuah system basis data menyediakan dua tipe bahasa yaitu : tipe untuk menspesifikasikan skema basis data, disebut DDL,  dan tipe untuk mengekspresikan queri atau update basis data disebut MDL.


1.2 Tujuan

Tujuan pembutaan Makalah ini yaitu agar pembaca dapat menganal lebih seputar Database server pada MySQL dari mulai sejarah sampai menggunakan MySQL itu sendiri dan Bekerja dengan Query Commandsnya

1.3 Manfaat

            Saya berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca yang tadinya belum menguasai system penyimpanan pada Database MySQL dan menjadi lebih mengerti apa itu system penyimpanan Database MySQL.




BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Data Base

Bahasa database adalah bahasa khusus yang ditetapkan pembuat DMBS ( database management system ), tentang cara berinteraksi atau berkomunikasi antara pemakai dengan database.
Bahasa ini terdiri atas sejumlah perintah yang diformulasikan untuk dapat diberikan oleh pengguna dan dikenali oleh DBMS. Salah satu bahasa database yang populer adalah SQL.

2.2 Sejarah MySQL

       MySQL dikembangkan oleh sebuah perusahaan Swedia bernama MySQL AB, yang kala itu bernama TcX DataKonsult AB, sejak sekitar 1994–1995, meski cikal bakal kodenya bisa disebut sudah ada sejak 1979. Tujuan mula-mula TcX membuat MySQL pada waktu itu juga memang untuk mengembangkan aplikasi Web untuk klien TcX adalah perusahaan pengembang software dan konsultan database. Kala itu Michael Widenius, atau “Monty”, pengembang satu-satunya di TcX, memiliki aplikasi UNIREG dan rutin ISAM yang dibuat sendiri dan sedang mencari antarmuka SQL untuk ditempelkan di atasnya.

       MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.

       Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya.

2.3 Kelebihan MySQL

·         Handal, cepat dan mudah digunakan.
·         Dukungan SQL.
·         Multiplatform dan portable.
·         Perangkat lunak sumber terbuka.
·         Multi-user.
·         Performance Tuning.
·         Ragam tipe data.

2.4 Kekurangan MySQL

·         Untuk koneksi ke bahasa pemrograman visual seperti vb, delphi, dan foxpro, MySQL kurang support, karena koneksi ini menyebabkan field yang dibaca harus sesuai dengan koneksi dari program visual tersebut, dan ini yang menyebabkan MySQL jarang dipakai dalam program visual.
·         Data yang ditangani belum begitu besar.
·         Kelemahan MySQL dari dulu sampai sekarang itu adalah 'feature-creep', artinya MySQL berusaha kompatibel dengan beberapa standard serta berusaha memenuhinya.
Sampai sini terdengar bagus, namun kalau diungkapkan kenyataannya bahwa fitur-fitur itu belum lengkap dan berperilaku sesuai standar.

2.5 Pemakaian Dasar

Secara umum, SQL terdiri dari dua bahasa, yaitu Data Definition Language ( DDL ) dan Data Manipulation Language (DML). Implementasi DDL dan DML berbeda untuk tiap sistem manajemen basis data (SMBD). Namun secara umum implementasi tiap bahasa ini memiliki bentuk standar yang ditetapkan ANSI. Artikel ini akan menggunakan bentuk paling umum yang dapat digunakan pada kebanyakan SMBD.


2.6 Perintah Dasar MySQL dengan Menggunakan Query Select.
·         Select Version.
Perintah query tersebut dipergunakan untuk menampilkan server versi MySQL.
·         Select Current_Date.
Perintah query tersebut dipergunakan untuk menampilkan tanggal saat ini.
·         Select Now.
Perintah query tersebut dipergunakan untuk menampilkan tanggal dan jam saat ini
·         Select User.
Perintah tersebut dipergunakan untuk mengetahui nama user yang bersangkutan dannama client tempat user melakukan login. Dalam contoh di atas user yangmelakukan login adalah root dan login melalui komputer lokal server MySQL ( localhost ).
·         Select Status.
Perintah query ini tidak digunakan dalam MySQL / menampilkan pesan error saat dijalankan.
·         Status
Perintah query ini digunakan untuk menampilkan status MySQL yang sedang digunakan.
·         Help.
Perintah query ini digunakan untuk menampilkan perintah - perintah dos yang ada pada MySQL.
·         Select (*,/,-,+).
Perintah query ini digunakan untuk operasi aritmatik ( kali, bagi, kurang dan tambah).
·         Select SIN.
Perintah query ini digunakan untuk operasi dalam matematika yang mengubah angka menjadi derajat Sinus.
·         Select COS.
Perintah query ini digunakan untuk operasi dalam matematika yang mengubah angka menjadi derajat Cosinus.
·         Select TAN.
Perintah query ini digunakan untuk operasi dalam matematika yang mengubah angka menjadi derajat Tangen.

2.7 Data Defination Language (DDL).

DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, serta menghapus basis data dan objek yang diperlukan dalam basis data. Misalnya tabel, view, user, dan sebagainya.
Secara umum, DDL yang digunakan adalah CREATE untuk membuat objek baru, USE untuk menggunakan objek, ALTER untuk mengubah objek yang sudah ada, dan DROP untuk menghapus objek dan SHOW Database digunakan untuk melihat database yang sudah ada pada DBMS MySQL. DDL biasanya digunakan oleh administrator basis data dalam pembuatan sebuah aplikasi basis data.
Berikut perintah perintah yang masuk dalam golongan DDL.
1.    Create
Digunakan untuk membuat database,tabel,dan objek lain dalam database.
2.    Alter
Digunakan untuk memodifikasi tabel ,seperti mengubah nama tabel , field , dan menambah field
3.    Drop
Digunakan untuk menghapus database, tabel, dan objek lain dalam database

2.8 Data Manipulation Language (DML).

Berbeda dengan DDL yang cenderung mengarah pada struktur tabel.
DML atau yang memiliki kepanjangan dari Data Manipulation Language merupakan basis data yang digunakan untuk melakukan modifikasi dan pengambilan data pada suatu database(intinya itu untuk pengolahan data).
            Berikut ini merupakan pengolahan/modifikasi meliputi:
1.    Insert
Digunakan untuk melakukan penambahan data.
2.    Select
Digunakan untuk melakukan pengambilan data.
3.    Update
Digunakan untuk melakukan perubahan data.
4.    Delete
Digunakan untuk melakukan penghapusan data.

Fitur MySQL
Kalau di seri 3.22 MySQL mulai diadopsi banyak orang dan meningkat populasi penggunanya, maka di seri 3.23 dan 4.0-lah terjadi banyak peningkatan dari sisi teknologi. Ini tidak terlepas dari tuntutan pemakai yang semakin mengandalkan MySQL, namun membutuhkan fitur-fitur yang lebih banyak lagi. Seri 3.23. Di seri 3.23 MySQL menambahkan tiga jenis tabel baru: pertama MyISAM, yang sampai sekarang menjadi tipe tabel default; kedua BerkeleyDB, yang pertama kali menambahkan kemampuan transaksi pada MySQL; dan ketiga InnoDB, primadona baru yang potensial. Seri 4.x.
Di seri yang baru berjalan hingga 4.0 tahap alfa ini, pengembang MySQL berjanji akan menjadikan MySQL satu derajat lebih tinggi lagi. Fitur-fitur yang sejak dulu diminta akan dikabulkan, seperti subselek (di 4.1), union (4.0), foreign key constraint (4.0 atau 4.1—meski InnoDB sudah menyediakan ini di 3.23.x), stored procedure (4.1), view (4.2), cursor (4.1 atau 4.2), trigger (4.1). MySQL AB tetap berdedikasi mengembangkan dan memperbaiki MySQL, serta mempertahankan MySQL sebagai database open source terpopuler.

Tipe Data MySQL

·         Char(M)
Tipe data ini digunakan untuk menyimpan data string dengan jumlah karakter tertentu. Panjang maksimum karakter tipe data Char harus dinyatakan secara eksplisit seperti contoh berikut: Judul CHAR(50)
·         Varchar(M)
Tipe data ini cocok digunakan untuk menyimpan data string dengan panjang yang bervariasi. Sama seperti tipe data Char, panjang maksimum karakter yang akan ditampung dalam field harus dinyatakan Tipe Data. Beberapa jenis tipe data dalam MySQL memiliki tipe tersendiri dalam tiap field di table databasenya.
MySQL mengenal beberapa type data field, yaitu :
1.    Tipe data numeric
Tipe data numerik dapat dibedakan menajdi dua kelompok, yaitu tipe data integer dan tipe data floating point. Tipe data integer untuk data bilangan bulat sedangkan tipe data floating point digunakan untuk bilangan desimal. Tipe data numeric dapat kita sajikan dalam contoh di bawah ini :
Tipe data Kisaran nilai
-       Tinyint (-128) – 127 atau 0-225
-       Smallint (-32768) – 32767 atau 0 – 65535
-       Mediumint (-8388608)-8388607 atau 0-16777215
-       Int (-2147683648)-(2147683647) atau 0-4294967295
-       Bigint (-9223372036854775808)-(9223372036854775807)
Atau 0 – 18446744073709551615
-       Float(x)(-3.402823466E+38)-(-1.175494351E-38),0,dan 1.175494351E-38 – 3.402823466E + 38
-       Float Idem Double (-1.7976E+308)–(-2.22E-308),0,dan(2.22E-308)- (1.79E+308)
Besar kebutuhan memori penyimpanan untuk masing-masing tipe data di atas sebagai berikut :
-       Column type Storage required
-       TINYINT 1 byte
-       SMALLINT 2 bytes
-       MEDIUMINT 3 bytes
-       INT 4 bytes
-       INTEGER 4 bytes
-       BIGINT 8 bytes
-       FLOAT(4) 4 bytes
-       FLOAT(8) 8 bytes
-       FLOAT 4 bytes
-       DOUBLE 8 bytes
-       DOUBLE PRECISION 8 bytes
-       REAL 8 bytes
-       DECIMAL(M,D) M bytes (D+2, if M < D)
-       NUMERIC(M,D) M bytes (D+2, if M < D)

2.    Tipe data char() dan varchar() pada prinsipnya sama. Yang menjadi perbedaannya adalah pada jumlah memori yang dibutuhkan untuk penyimpanan. Memori penyimpanan yang dibutuhkan tipe data char() bersifat statis, besarnya tergantung pada berapa jumlah karakter yang ditetapkan pada saat field tersebut dideklarasikan. Sebaliknya, tipe data varchar() besar memori penyimpanan tergantung terhadap berapa karakter yang digunakan ditambah 1 byte yang berisi data jumlah karakter yang digunakan.

2.9 Pengantar Sintak Dasar Mysql

MySQL merupakan bahasa pemograman database di mana penulisan sintaknya tidak serumit bahasa pemograman lainnya seperti java, C++ dan sebagainya. Satu hal yang perlu diingat bahwa setiap penulisan script MySQL di Dos-Prompt harus selalu diakhiri dengan tanda titik koma (;).
Di dalam source MySQL yang telah terinstal secara default telah terisi sebuah database yang bernama mysql dan tes . Untuk dapat menampilkan apa saja nama database yang telah ada maupun yang akan kita buat, gunakan sintak :

Membuat Database Baru

Membuat database

Untuk membuat sebuah database dengan nama ‘formulir’ kita tidak perlu harus keluar terlebih dahulu dari salah satu database walau kita sebelumnya telah masuk ke dalamnya, untuk membuatnya gunakan syntax berikut
create database Formulir;
mysql> create database Formulir -> ;
Query OK, 1 row affected (0.01 sec)
mysql>

Query OK, 1 row affected (0.01 sec) berarti kita telah berhasil membuat sebuah database yang bernama formulir. Dan untuk menghapusnya, gunakan sintak sebagai berikut :
mysql>drop database formulir;
Pada kondisi di atas, apabila kita lupa meletakkan tanda titik koma (;) di akhir kalimat maka pada baris setelahnya akan keluar tanda (->). Di samping tanda tersebut harus kita beri tanda titik koma (;) agar dapat berjalan dengan baik.

 Membuat table

Setelah kita memasuki sebuah database, kita dapat mulai membuat tabel – tabel sesuai dengan keperluan kita. Dalam database dikenal primary key, yaitu field yang menjadi acuan data terhadap field-field lainnya dan primary key tidak boleh null.Misalkan nama tabelnya adalah ‘data’, maka sintaknya.

2.10 Sistem Keamanan pada MySQL

Untuk keamanan pada MySQL, kita harus mengatur hak akses (privilage) dari setiap user karena tidak semua user dibolehkan untuk mengakses data yang ada.
Cara kerja sistem privilege :
Sistem privilege MySQL memastikan bahwa user dapat melakukan hanya hal-hal yang diperbolehkan untuk mereka. Ketika anda connect ke server MySQL, identitas anda ditentukan oleh host tempat anda melakukan koneksi dan username yang anda ingin gunakan. Sistem memberi privilege sesuai dengan identitas anda dan apa yang ingin ada lakukan.
MySQL mempertimbangkan baik hostname dan username dalam mengidentifikasi karena mungkin ada alasan untuk menganggap bahwa username yang diberikan adalah milik orang yang sama dimanapun di Internet. Sebagai contoh, user bill yang connect dari whitehouse.gov tidak harus orang yang sama dengan user bill yang connect dari microsoft.com. MySQL menangani hal ini dengan mengijinkan anda untuk menentukan user dari host yang berbeda yang mungkin namanya sama : anda dapat memberi bill sebuah himpunan privilege untuk koneksi dari whitehouse.gov, dan himpunan privilege yang lain untuk koneksi dari microsoft.com.
Kendali akses MySQL melibatkan dua tingkat:
·         Tingkat 1: server mengecek apakah anda diijinkan untuk connect ke server.
·         Tingkat 2: Dianggap anda dapat connect, server mengecek tiap permintaan yang anda jalankan untuk melihat apakah privilege anda cukup untuk menjalankannya. Contohnya, jika anda mencoba untuk memilih baris dari tabel dalam database atau menghapus sebuah tabel dari database, server memastikan bahwa anda memiliki privilege select untuk tabel tersebut atau privilege drop untuk database.
Dalam database mysql terdapat lima buah tabel yang dapat digunakan untuk mengatur user dan izin akses masing-masing user-user privileges Yaitu : user, db, host, tables_priv dan columns_priv. Kelima tabel ini disebut grant tables.
Fungsi dari kelima tabel tersebut :
1.    User : Berisi data user yang mendapatkan izin akses MySQL, asal koneksi dan izin akses kepada user Tingkatan akses : Global
2.    Db : Mengatur database apa saja yang dapat diakses oleh seorang user dan jenis izin aksesnya Tingkatan akses : Database
3.    Host : Mengatur asal host yang diperkenankan bagi user untuk mengakses MySQL, jika lebih dari satu host. Tingkatan akses : Database
4.    tables_priv : Mengatur tabel apa saja yang dapat diakses oleh seorang user dan jenis izin aksesnya Tingkatan akses : Tabel
5.    columns_priv : Mengatur kolom (field) apa saja yang dapat diakses oleh seorang user dan jenis izin aksesnya Tingkatan akses : Kolom – field.
Jenis Izin Akses User - User Privileges
Izin akses bagi user terdirli dari tiga bagian, yaitu :
1.    Tingkatan akses user biasa
      Mencakup izin akses kedalam database atau kolom, yaitu :
a. ALTER
b. CRETATE
c. DELETE
d. DROP
e. INDEX
f. INSERT
g. SELECT
h. UPDATE
i. REFERENCES
2.    Tingkatan akses administrator - Global administrative
            Hanya digunakan oleh user setingkat root atau administrator dan tidak diberikan kepada user biasa, yaitu :
a. FILE
b. PROCESS
c. RELOAD
d. SHUTDOWN
e. CREATE TEMPORARY TABLE
f. EXCUTE
g. LOCK TABLES
h. REPLICATION CLIENT
l. REPLICATION SLAVE
j. SHOW DATABASES
k. SUPER
3.    Tingkatan Akses khusus — Special privileges
Dapat diterapkan pada setiap user dengan izin akses sebagai berikut :
a. ALL
b. USAGE
Memberikan Password Untuk Root Dapat dilakukan dengan perintah Update. update user set password:password(’xxxxxxxxxx’)
where user=’root’ ;
Lanjutkan dengan perintah FLUSH
flush privileges
Fungsl flush :
Mysql membaca grant tables hanya satu kali pada saat server pertama kali dijalankan, perintah flush akan memerintahkan kepada sistem untuk membaca ulang kelima grant tables tanpa harus merestart server mysql.




BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang digunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.
Secara umum, SQL terdiri dari dua bahasa, yaitu Data Definition Language (DDL)dan Data Manipulation Language (DML). Implementasi DDL dan DML berbeda untuk tiap sistem manajemen basis data (SMBD), namun secara umum implementasi tiap bahasa ini memiliki bentuk standar yang ditetapkan ANSI.
Saran
MySQL merupakan database yang sangat cepat, dapat diandalkan dan mudah untuk digunakan. Jika hal itu yang anda cari maka anda harus mencobanya. Selain itu, source programnya pun dapat anda dapatkan secara gratis dan syntax - syntaxnya mudah untuk dipahami dan tidak rumit serta pengaksesan database dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.






DAFTAR PUSTAKA
http://www.scribd.com/doc/90453663/Makalah-SQL
(Tanggal Akses : 05 Januari 2015 jam 09:21)
http://www.slideshare.net/AmbarSusilowati/makalah-tentang-database
(Tanggal Akses : 05 Januari 2015 jam 15:00)
http://ma-noer.blogspot.com/2013/01/makalah-sistem-database.html
(Tanggal Akses : 07 Januari 2015 jam 14:45)